Mengenali Gejala Demam Berdarah Pada Anak Dan Balita

Mengenali Gejala Demam Berdarah Pada Anak Dan Balita
Mengenali Gejala Demam Berdarah Pada Anak dan Balita
Penyakit demam berdarah atau biasa disebut DBD terjadi karena gigitan nyamuk aedes agypty dan virus dangue. Oleh karenanya penyakit ini dapat menular dari satu orang ke orang lain. Saat nyamuk aedes aegypti menyerang maka virus dengue akan mengganggu sistem pembekuan darah dalam tubuh. Kadar trombosit akan muai turun dan menyebabkan terjadinya pendarahan. Tidak heran mengapa penderita penyakit ini mengalami muntah darah hingga akhirnya mengarah kepada kematian.

Penyakit DBD ini bisa terjadi pada kalangan anak-anak atau orang dewasa sekalipun. Jelas tubuh balita lebih rentan terhadap penyakit oleh karenanya penyakit ini sering terjadi pada kalangan anak-anak. Dan kebanyakan orang lalai dalam menaggapi penyakit ini sedini mungkin. Hingga ada yang sampai terjadi kematian karena telatnya mengetahui gejala-gejalanya sejak awal.

Namun kadang gejala demam berdarah pada anak dan balita tidak selalu muncul. Banyak anak-anak dengan demam berdarah tidak menampakan gejala. Beberapa anak memiki gejala ringan yang muncul kapan saja dari 4 hari sampai 12 minggu setelah digigit nyamuk aedes. Gejala demam berdarah biasanya berlangsung selama 2 sampai 7 hari. Setelah anak-anak mengalami demam berdarah, biasanyaakan lebih kebal terhadap virus-virus tertentu.
   

Gejala Demam Berdarah Pada Anak dan Balita
Demam Tinggi
Anak yang menderita demam berdarah biasanya akan mengalami demam tinggi hingga mencapai 105 derajar F (40 derajat C). Ia akan merasa mengigil dan panas dingin. Terkadang naik turunnya demam tinggi ini membuat anda bingung apakah memang benar gejala demam berdarah atau bukan. Karena biasanya pada awalnya memang mengalami panas tinggi, namun pada fase kritis demam akan turun, dan sini biasanya banyak orang yang sal
ah faham. Namun setelah itu demamnya bisa naik kembali, dan biasanya demam tinggi ini akan terjadi kurang lebih 1 minggu. Maka dari sini anda harus segera konsultasi pada dokter.

Lesu atau Lemas
Gejala yang satu ini sudah pasti bisa dilihat dari aktif nya si anak bermain seperti biasa hari-hari sebelumnya dan bila ia tiba-tiba merasa lemas atau lesu dan bahkan merasa sakit dibagian belakang matanya, dan merasa sakit kepala serta wajah nya pucat. Ini bisa di waspadai, anda bisa sesegera mungkin untuk bertanya pada dokter.

Bintik-Bintik Merah
Gejala demam berdarah selanjutnya bisa dicurigai dengan adanya bintik-bintik merah pada tubuh anak tersebut, meskipun tak semua penyakit demam berdarah akan timbul bintik-bintik merah ini. Biasanya bintik merah ini diakibatkan karena infeksi virus dangue yang bisa menganggu sistem pembekuan darah. 

Rasa mual
Penderita demam berdarah pun biasanya akan mengalami penurunan nafsu makan atau sering mual-mual. 

Gejala demam berdarah pada anak dan balita, biasanya terjadi hanya dalam tahapan ringan dan sedang saja. Penyembuhan demam berdarah pada anak hampir sama dengan penyembuhan pada orang dewasa. Anak akan diinfus dan diminta untuk banyak minum air putih agar bisa beristrihat dan dehidrasi berkurang.

Demikian informasi kami mengenai gejala demam berdarah, Semoga dapat membantu anda mengetahui gejala-gejala demam berdarah. Jika salah seorang anak dari anda mengalami gejala seperti diatas, segera lah konsultasi pada dokter. Baca juga Tips Sederhana Mengobati Luka Bibir atau Lidah.


Berlangganan untuk email update gratis: