Perhitungan Masa Subur Wanita Setelah Menstruasi

Perhitungan Masa Subur Wanita Setelah Menstruasi
Perhitungan Masa Subur Wanita Setelah Menstruasi. Biasanya Masa subur wanita itu terjadi setelah menstruasi. Dimana pada masa itu adalah masa atau fase yang cukup penting bagi para pasangan suami istri. Karena masa subur ini adalah masa yang paling tepat untuk melakukan hubungan suami istri jika ingin memiliki keturunan. Dikarenakan  dalam hal ini wanita tengah berada pada puncak kesuburannya sehingga prosentase kehamilan sangat tinggi. Apalagi jika sperma dari pria sedang berada pada kondisi yang hebat, sehingga hasilnya akan lebih maksimal. Namun terkadang sangat di sayangkan, masih banyak pasangan yang belum mengetahui kapan masa subur ini datang. Untuk itu kami akan mencoba membagikan informasi mengenai cara menghitung dan menentukan masa subur atau ovulasi. 

Perhitungan Masa Subur Setelah Menstruasi

Wanita dengan Siklus Normal dan Teratur
Masa subur wanita setelah menstruasi dibagi menjadi dua jenis, yaitu puncak masa subur dan masa subur biasa.  Di mana puncak masa subur biasanya akan terjadi pada 13 hari setelah seorang wanita mengalami haid hari pertama. Sedangkan masa subur biasa akan terjadi kurang lebih 3 hari setelah atau sebelum menuju puncak masa subur tersebut. Agar lebih mudah kami akan berikan contoh bahwa haid hari pertama adalah tanggal 12.
Dengan demikian diketahui bahwa puncak masa subur diperkirakan akan terjadi pada tanggal 25 bulan itu. Sedangkan masa subur biasa akan terjadi pada tanggal 22, 23, 24 dan tanggal 26, 27, 28. Dan kesimpulannya pada bulan itu masa subur wanita terjadi mulai tanggal 22 sampai tanggal 28. Tapi, biasanya rumus tersebut hanya menentukan masa subur wanita setelah yang memiliki siklus haid teratur.

Wanita dengan  Siklus Haid Tidak Teratur
Bagi para wanita yang siklus haidnya tidak teratur, anda harus melakukan penghitungan yang agak sedikit rumit. Pasalnya Anda harus mencatat dan mengingat siklus haid Anda sekurang-kurangnya selama 6 bulan terakhir.  Jika sudah, tentukan kapan siklus terpendek Anda dan siklus terpanjang Anda. 
Kemudian untuk siklus terpanjangnya kurangi dengan 11, dan hasilnya adalah hari subur terakhir pada siklus haid terakhir anda. Sedangkan siklus terpendek dikurangi 18 dan Anda akan mendapatkan hari pertama masa subur anda pada bulan tersebut.
Supaya Anda lebih paham kami akan berikan sample nya untuk anda. Misalnya siklus haid terpanjang Anda adalah 31 hari dan siklus terpendeknya adalah 26 hari. 
Maka dari itu 31 – 11 = 20 dan 26 – 18 = 8. Dengan demikian bisa ditentukan bahwa masa subur Anda pada bulan tersebut bisa terjadi mulai dari hari ke-8 sampai hari ke-20.

Adapun Menstruasi adalah proses lepasnya lapisan dinding rahim yang banyak mengandung pembuluh darah (endometrium) dan dikeluarkan melalui vagina. Lapisan tersebut, sebenarnya terbentuk sebagai persiapan apabila sel telur dibuahi oleh sel sperma. Namun apabila tidak dibuahi, maka maka jaringan ini akan terlepas atau biasa dikenal sebagai darah menstruasi.

Siklus menstruasi teratur terjadi antara 28-30 hari dengan lama keluar darahnya antara 3-7 hari pada setiap bulan. Siklus menstruasi normal dan teratur menjadi kunci penting dan mempermudah menghitung masa subur wanita.

Dengan Menggunakan Monitor Kesuburan
Jika siklus menstruasi Anda cenderung tidak rutin, coba tanyakan alat pengecek kesuburan kepada dokter kandungan Anda. Biasanya, alat semacam ini bisa digunakan untuk menilai masa subur wanita melalui air urine dengan mengukur hormon lutein, yang keluar sesaat sebelum masa subur wanita.

Cara Menghitung Masa Subur Wanita dengan Cek Lendir Serviks
Ada satu cairan tubuh yang bisa membantu Anda “melihat” siklus masa subur wanita, yakni cairan vagina Anda. Tak perlu alat apa pun. Anda cukup melihat cairan serviks (cervical mucus) yang keluar. Biasanya cairan ini menempel pada celana dalam atau tisu toilet seusai anda mengeringkan vagina setelah cebok. Beberapa hari setelah masa haid anda berhenti, cairan serviks anda akan terlihat kering atau kental dan lengket. Lalu beberapa hari berikutnya akan bertambah basah. Ketika mulai terlihat licin dan elastis, mirip putih telur yang mentah, pada saat itulah anda sedang berada pada masa subur wanita.

Cara Menghitung Masa Subur Wanita dengan Temperatur Tubuh
Salah satu cara untuk mengetahui masa subur wanita adaah bisa dengan mencatat basal body temperature (BBT), yakni temperatur tubuh di pagi hari sebelum beraktivitas apa pun. Suhu normal tubuh wanita yang sedang tidak berovulasi adalah 35-37 derajat celsius, tetapi ketika akan masa subur wanita, BBT meningkat sekitar setengah derajat dan tetap pada angka tersebut hingga sesaat sebelum haid. Jika Anda mencatat BBT selama beberapa siklus, Anda akan lebih mampu memprediksi masa subur wanita anda. Dengan catatan, jika siklus Anda reguler.

Metode-metode ini bisa membantu Anda mengidentifikasi masa subur wanita tersubur dalam siklus menstruasi Anda, tetapi untuk program yang lebih tepatnya, Anda bisa berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter kandungan Anda.
Bagi pasangan suami-istri yang sedang berusaha mempunyai buah hati semoga artikel ini bermanfaat untuk anda. Anda bisa mempraktekannya setelah anda menstruasi dan semoga anda berhasil. Berusaha itu harus namun tetap berdoa karena semuanya kekuasaan tuhan. Sekian terima kasih, baca juga Mengapa Perempuan Mudah Marah Saat Datang Bulan.

Berlangganan untuk email update gratis: